|
SOZO FM-1 BUKAN SEBAGAI PENGGANTI PUPUK KONVENSIONAL ( ORGANIC DAN ANORGANIK ) TETAPI BERFUNGSI SEBAGAI KATALISATOR ANTARA TUMBUHAN DAN MEDIA TANAM, SEHINGGA PENYERAPAN UNSURE HARA DAPAT DIOPTIMALKAN OLEH TANAMAN, YANG MANA HASILNYA TANAMAN AKAN TUMBUH DINAMIS TANPA MENGGANGGU KESEIMBANGAN EKOLOGI TANAH, KARENA KANDUNGAN PROBIOTIK SELEKTIF DALAM SOZOFM -1 SANGAT MEMBANTU PROSES DEKOMPOSISI BAHAN ORGANIC DITANAH, DAN DAPAT MENGEMBALIKAN KESUBURAN LAHAN.
Kandungan isi:
Hara makro (N, P, K, Ca, Mg, S), Mikro hara (Fe, B, Cu, Zn, Co, Mo), Hormon auksin, Enzim Fitase, Prokase, Lipase, Bakteri Dekomposer lactobacillus.
APLIKASI SOZOFM – 1
PADA TANAMAN CABAI POLA TANAM INTENSIF
Persiapan lahan
Pada pola tanam cabai Intensif, persiapan lahan sangat penting diperhatikan, tahapan yang harus di perhatikan sebagai berikut :
1. pH tanah diusahakan pH 6 – pH 7 ,penaburan kapur pertanian / dolomit dilakukan untuk meningkatkan pH, pH tanah terlalu asam akan menyebabkan daun cabai akan berwarna putih kehijauan, rentan terhadap serangan virus dll.
2. Sebelum media tanam di tutup dengan mulsa plastic, tebar pupuk kandang sebanyak 2 kg / m2, atau kompos 200 gr / m2, semprot dengan SOZOFM -1 sebanyak 5 tetes / liter air, lalu media ditutup dengan mulsa plastic, jarak antar mulsa sebaiknya 1 meter untuk cabai hibrida besar dan 80 cm untuk cabai kriting.
Persiapan pembibitan.
Buat sungkup atau naungan dengan arah menghadap kearah timur, agar mendapatkan sinar matahari pagi dengan optimal, persiapkan insect screen untuk menjaga agar bibit tidak terserang serangga.
Media pembibitan dapat di buat dengan campuran sebagai berikut :
- 1 bagian pupuk kompos + 1 bagian sekam bakar + 1 bagian top soil tanah yang telah diayak halus lalu diaduk rata.
- Masukan kedalam polybag dan susun didalam naungan atau sungkup yang telah disiapkan, susun teratur agar susunan tanaman mudah dihitung.
- Setelah polybag tersusun rapi semprot media tanam dengan campuran SOZOFM -1 dengan dosis 5 tetes perliter air, semprot sampai media basah.
- Siapkan benih cabai untuk populasi 12.000 pohon / ha untuk cabai besar dan 14.000 pohon untuk cabai keriting, tambahkan 10 % populasi tanaman untuk penyulaman.
- Rendam benih cabai dengan konsentrasi SOZOFM -1, 5 tetes per kantong benih, isi air secukupnya, diamkan minimal 3 jam, maka benih siap ditanam, tiap benih cabai minimal masuk kedalam media sedalam 0,5 cm, lalu ditutup dengan kompos yang halus.
- Tutup polybag yang telah ditanam benih cabai dengan kertas Koran, lalu disiram sampai basah agar kelembabannya terjaga, lalu naungan ditutup dengan insect screen.
- Siram Koran yang menutupi polybag dengan air sampai basah pagi dan sore hari, setelah hari ke 3 atau setelah terlihat cabai mulai tumbuh, maka kertas Koran diangkat, maka penyiraman berikutnya dengan knapsack sprayer, usahakan media tanam basah.
- Pemberian aplikasi SOZOFM -1 ,3 tetes / liter air setiap 5 hari sekali, bibit cabai dapat dipindah tanam setelah umur 21 hari atau tumbuh 4 helai daun sejati.
Penanaman
Setelah bibit cukup umur, lakukan pelubangan mulsa plastic dengan jarak sebagai berikut :
- Cabai hibrida besar jarak antar mulsa ( lantai kerja ) 1 meter, jarak antar baris 70 cm, jarak antar tanaman 80 cm ( populasi 12.780 pohon ).
- Untuk cabai hibrida kriting jarak antar mulsa 80 cm, jarak antar tanaman 80 cm ,jarak antar baris 70 cm ( 14.200 pohon ).
- Untuk menanggulangi stress saat pindah tanam, lakukan penyemprotan SOZOFM -1 ,5 tetes perliter air, disemprot merata sampai keakarnya, diamkan selama 12 jam, atau sehari sebelum pindah tanam.
- Lakukan penanaman mulai dari pagi hari sekali ,usahakan penanaman serentak perhektar harus selesai dalam 1 hari.
Metode pestisida Organik
Buat pestisida organic dari bahan-bahan sebagai berikut untuk kebutuhan 1 hektar :
40 kg mengkudu yang telah matang di blender + 40 kg buah maja ( brenuk ) juga di blender, masukan kedalam tong ukuran 150 liter + air 100 liter + 1 kg gula pasir + 6 botol SOZOFM -1 , diamkan minimal 24 jam, lalu saring setiap 1 liter bahan + 4 -5 liter air, lalukan penyemprotan setiap minggu selama budidaya berlangsung.
Komposisi ini dapat menanggulangi penyakit tanaman dan serangan hama.
Metode pemupukan intensif
- Pemupukan untuk pembentukan postur tanaman :
Siapkan tong ukuran 200 liter, masukan 10 kg kompos + 5 kg NPK Mutiara 16-16-16 + 5 kg dolomite + 2 botol SOZOFM -1 lalu diaduk merata, berikan campuran ini untuk 2000 pohon atau 100 ml / pohon, lakukan pemupukan cor ini sebanyak minimum 8 kali setiap minggu dimulai pada umur 14 HST.
- Pemupukan paska panen.
Setiap 3 kali panen atau petik lakukan pengkocoran tanaman dengan metode yang sama hanya pupuk NPK Mutiara 16-16-16 + 2 kg pupuk KNO3. tujuan dari aplikasi ini agar masa produksi di perpanjang dan tanaman tidak mengalami stagnasi produksi.
TOTAL KEBUTUHAN SOZOFM – 1 PER 1 MUSIM TANAM PER HEKTAR
Persiapan lahan 10 botol
Pembenihan 2 botol
Pestisida organic 6 btl / aplikasi / mg 96 botol
Metode cor 8 x 12 botol 96 botol
jumlah 204 botol
=========================
Aplikasi SOZOFM-1 Agriculture untuk tanaman Teh.
Aplikasi untuk tanaman di Nurseri
- Perawatan dosis 3 tetes SOZOFM-1 Agriculture + 1 liter air ,lalu disemprotkan secara merata pada seluruh tanaman setiap 2 minggu sekali ( pemakaian pupuk organic dan an-organik tidak perlu dikurangi ).
- Pada saat akan pindah tanam ( transplanting ) dosis 5 tetes SOZOFM-1 Agriculture + 1 liter air diutamakan disiramkan pada media tanam atau akar tanaman yang akan ditanam untuk mengatasi stress pada saat pindah tanam.
Aplikasi untuk Tanaman Belum Menghasilkan.
- Perawatan dosis 3 tetes SOZOFM-1 Agriculture setiap 2 minggu sekali disemprotkan merata pada seluruh bagian tanaman, aplikasi dapat dicampurkan dengan pestisida bila perlu untuk pengendalian hama dan penyakit.
Tujuan dari aplikasi ini adalah SOZOFM-1 Agriculture mampu meningkatkan penyerapan unsure hara / makanan dan membagikannya secara merata keseluruh tanaman, sehingga pertumbuhan akar, batang dan daun menjadi optimal, waktu persiapan tanaman menjadi Tanaman Menghasilkan ( TM ) menjadi lebih singkat, atau produksi daun akan lebih banyak dan berkualitas.
Aplikasi pada Tanaman Menghasilkan
- 1 atau 2 hari setelah pemetikan pucuk muda teh ( panen ) lakukan aplikasi pemeliharaan dengan dosis 5 tetes SOZOFM-1 Agriculture + 1 liter air lalu di semprotkan secara merata pada seluruh permukaan tanaman.
Tujuan dari aplikasi ini adalah agar pucuk daun teh yang luka akibat pemetikan dapat segera pulih, lalu merangsang pertumbuhan pucuk teh baru relative lebih cepat, sehingga produksi daun teh berikutnya ( panen selanjutnya ) akan lebih meningkat, dan meningkatkan kualitas, cita rasa dan tahan simpan daun teh, sehingga disaat pemetikan pagi sampai sore daun teh masih dalam keadaan segar.
Aplikasi ini juga membantu pemetikan lebih mudah, karena serat pada pucuk muda lebih getas, tidak berserat tetapi daun tetap lentur dengan aroma teh yang lebih kuat, dan rasa teh yang lebih baik.
SOZOFM-1 Agriculture adalah makanan sel pertama untuk tanaman sehingga sel tanaman lebih aktif dan sehat, proses metabolisme tanaman lebih optimal.
Tidak disarankan untuk mengurangi pemakaian pupuk ( kalaupun ada pengurangan pupuk an-organik harus diimbangi atau disubtitusikan dengan pupuk organic ).
7P langkah rahasia sukses diagrobisnis.
1. Pemasaran.
2. Pengolahan lahan harus baik.
3. Pemilihan benih yang berkualitas.
4. Pemupukan tepat waktu sesuai kebutuhan tanaman.
5. Pola tanam berbasis teknologi pertanian modern.
6. Pakai SOZOFM-1 Agriculture.
7. Paska panen yang baik.
========================
Aplikasi pembuatan kompos
Bahan-bahan yang dibutuhkan ;
1. Kotoran sapi / ayam / babi / enceng gondok / sampah organic.
2. kapur untuk meningkatkan pH pupuk.( kapur pertanian / dolomite / kapur bakar )
3. Sekam padi bakar ( kalau ada ) atau serbuk gergaji.
4. SOZOFM – 1 untuk bioaktivator.
5. gula pasir
6. gembor / siram-siram.
7. naungan ( bisa terpal ) untuk menghindari sinar matahari dan hujan.
Formula campuran bahan-bahan =
1 botol SOZO FM-1 + 1,8 ton limbah sapi + 100 kg kapur + 100 kg sekam padi bakar / serbuk gergaji.
Cara membuat bioaktivator SOZO FM -1
Siapkan air sebanyak 10 liter dalam ember dengan tutupnya + 1 botol SOZOFM -1 + 250 gr gula pasir= diaduk rata diamkan minimal 2 jam sampai larutan wangi seperti tape.
Tiap penyiraman pupuk lakukan pengenceran 1 : 10 bagian air.( sisa larutan disimpan dalam ember berpenutup ).
Cara membuat kompos
Tiap lapisan limbah setebal 10 cm taburi dengan kapur pertanian secara merata + taburan arang sekam padi lalu siram dengan bioactivator yang telah diencerkan, ulangi lapisan demi lapisan sampai tumpukan kompos seperti bukit.
Diamkan selama 1 – 2 hari, lalu ukur temperature dengan tangan di tusukan…bila hangat berarti aktifitas bakteri berjalan baik.
Lakukan pembalikan setiap 1 minggu sekali dan tiap lapisan setebal 10 cm siram dengan bioaktivator yang telah diencerkan, ulangi sebanyak 3 kali.
Kompos dapat dikatakan jadi bila :
1. Warna mulai hitam atau benar-benar hitam.
2. kadar air rendah ditandai dengan bila kompos digenggam bila di buka genggaman tangan tidak menggumpal.
3. Kompos sudah tidak berbau.
4. kompos sudah tidak panas / hangat lagi.
Selamat mencoba.
=========================
Metode pemupukan tanaman kelapa sawit tekno biotetes sozofm-1
Nursery
Perawatan : 3 tetes / liter air disemprotkan secara merata keseluruh bagian tanaman + media tanam, ulangi setiap 2 minggu sekali sampai tanaman siap di pindah.
Persiapan transplanting
5 tetes perliter air disiramkan kemedia tanaman minimal 8 jam sebelum tanaman dipindahkan. dengan tujuan agar saat pindah tanam ,tanaman tidak mengalami stress dan fase stagnan, sehingga pertumbuhan tanaman optimal ( mengurangi penyulaman tanaman mati ).
Tanaman Belum menghasilkan ( TBM )
Pemupukan konvensional tetap dilakukan hanya ditambah aplikasi sozofm-1 sebanyak 3 tetes / liter air bila disemprot memakai knapsack sprayer atau 1 botol untuk 100 liter air bila penyemprotan dengan power sprayer, ulangi setiap 2 – 4 minggu sekali.
Tanaman menghasilkan ( TM )
Aplikasikan sozofm-1 dengan dosis 10 – 20 tetes / pohon ( 1 botol cukup untuk 10 – 20 pohon ), disiramkan pada setiap pokok tanaman ,ualangi setiap 3 bulan sekali.
Aplikasi akan efektif bila penyiraman dilakukan dengan campuran air minimal 10 liter pertanaman, agar sozofm-1 terserap optimal kedalam system metabolisme tanaman.
Manfaat :
1. menyuburkan tanah ( dalam waktu minimal 3 bulan ).
2. menyehatkan tanaman ( dalam waktu minimal 1 bulan ) dan meningkatkan penyerapan unsure hara dan mengoptimalkan metabolisme tanaman, sehingga pertumbuhan tanaman akan baik dan tidak mudah stress.
3. mempercepat pertumbuhan tunas baru dengan kualitas daun lebih panjang, lebih lebar, dan warna daun lebih hijau mingkilap.
4. mengurangi kerontokan bunga & buah sehingga produksi meningkat.
5. meningkatkan kualitas, kuantitas serta rendemen kadar minyak CPO
=========================
METODE PEMUPUKAN TANAMAN TEBU
PEMUPUKAN SAAT PENGOLAHAN LAHAN
- Setelah panen dan tanah antar tanaman di olah, lakukan penyemprotan 10 botol SOZOFM – 1, secara merata.
Tujuan aplikasi ini adalah untuk mempercepat pertumbuhan tunas baru, perakaran yang baik dan membantu dekomposisi bahan organic dilahan tebu.
PEMUPUKAN SAAT UMUR TANAMAN 3 BULAN
- Dosis aplikasi 10 botol SOZOFM -1 / hektar.
Tujuannya agar pertumbuhan tanaman optimal.
PENINGKATAN RENDEMEN KADAR GULA TEBU
- Umur 8 bulan pucuk tanaman di semprot dengan herbisida kontak ( Parakuat ) agar pertumbuhan tunas terhenti, sehingga pengisian rendemen kadar gula meningkat.
Pada penanaman tanaman tebu yang baru, aplikasi SOZOFM -1 dengan dosis 5 tetes perliter air akan sangat membantu mempercepat pertumbuhan perakaran yang kuat dan anakan yang banyak, juga mengatasi stress sehingga pertumbuhan tanaman relative lebih cepat.
=========================
APLIKASI SOZOFM – 1 UNTUK TANAMAN PADI SAWAH
Persiapan pembenihan.
- Perendaman benih padi : siapkan bak plastic / ember untuk perendaman benih padi, teteskan SOZOFM – 1 sebanyak 5 tetes setiap liter air, masukan benih padi sampai seluruhnya terendam, diamkan selama 24 jam, lalu tiriskan, benih padi yang sudah ditiriskan timbun dan tutup dengan karung, biarkan tertutup selama 24 jam, setelah akar terlihat tumbuh maka benih padi siap ditabur.
- Persipan lahan persemaian :
1. Buat bedengan setinggi 5 cm, lebar bedengan 1,2 m x 10 m atau tergantung banyaknya benih yang akan ditabur, jarak antar bedengan 20 cm.
2. Taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 100 gr / m2 , semprot lahan persemaian dengan SOZOFM – 1 dosis 5 tetes / liter air, atau air sisa perendaman dapat di gunakan.
3. Taburkan benih yang sudah siap sebanyak 50 gm / m2.
4. semprotkan SOZOFM – 1 sebanyak 3 tetes / liter air setiap 5 hari sekali, bibit padi siap ditanam 14 HST atau setelah tumbuh 2-4 anakan.
Persiapan lahan tanam.
- Tebarkan pupuk kompos sebanyak 1 ton atau pupuk kandang sebanyak 2 ton, lalu bajak lahan sampai lahan matang, semprotkan SOZOFM – 1 sebanyak 5 tetes / liter air semprot merata pada lahan sawah, bermanfaat untuk mendekomposisi bahan organic dan kompos menjadi makanan yang siap saji untuk tanaman padi.
- Setelah 2 minggu ( persiapan lahan dan tabor benih padi dilakukan bersama-sama ) maka bibit padi siap ditanam, atur jarak tanam, ada beberapa alternative pilihan metode tanam seperti :
-
1. Metode ubinan 25 X 25 cm , 30 X 30 cm dengan tiap lubang tanam 1 bibit padi saja.
2. Metode jajar legowo , 10 X 20 X 40 cm dengan tiap lubang tanam 1 bibit padi saja, arah baris tanaman menghadap barat ke timur, sehingga arah angina utara ke selatan , dapat di gambarkan sebagai berikut :
utara
X 20 cmX 40cm X20cm X
10 cm
timur X X X X barat
10 cm
X X X X
selatan
3. Apabila serangan hama keong mas mengganggu, maka taburkan basmi keong ( molusikida organic, tersedia di klinik agropolitan gorontalo ) sebanyak 5 kantong setiap hektar sebelum 2 hari sebelum lahan ditanami.
4. Penyemprotan SOZOFM -1 setiap 2 minggu sekali dimulai pada saat umur padi 14 Hari Setelah Tanam ( HST ) ,28 HST, 42 HST dan 56 HST, dengan dosis 3 tetes / liter air atau 5 botol / hektar.
5. Lakukan pengontrolan warna daun diumur tanaman 14 HST, 21 HST dan 28 HST dengan alat BWD ( Bagan Warna Daun ), pedoman penggunaan pupuk Urea ( pupuk an-organik ), sehingga pemakaian pupuk an-organik benar-benar sesuai kebutuhan tanaman.
6. Pengontrolan tanaman apabila terkena serangan hama, dapat dilakukan secara preventif seperti penanggulangan hama dengan metode pestisida nabati, untuk kebutuhan 1 hektar sawah, dibuat dari perasan air buah mengkudu sebanyak 20 kg + 20 kg perasan buah maja ( brenuk bahasa sunda ) + 1 kg Gula pasir + 100 liter air = diamkan selama 1 malam sampai perasan buah terasa wangi, campurkan setiap 1 liter + 3 liter air , lakukan penyemprotan sawah setiap 1 minggu sekali, maka serangan hama dan penyakit akan sangat berkurang.
7. Untuk pengendalian hama secara kimiawi, dapat dipakai pestisida kimia secara preventif, lakukan sesuai petunjuk pemakaian.
8. Panen dilakukan saat malai padi sudah berisi dengan ditandai gabah menguning, dan apabila gabah digigit akan patah, atau setelah umur tanaman 90 HST.
Demikian metode penanaman padi metode SOZOFM -1 , selamat mencoba, dan salam sukses.
=========================
APLIKASI SOZOFM – 1
PADA TANAMAN TOMAT POLA TANAM INTENSIF
Persiapan lahan
Pada pola tanam cabai Intensif, persiapan lahan sangat penting diperhatikan, tahapan yang harus di perhatikan sebagai berikut :
1. pH tanah diusahakan pH 6 – pH 7 ,penaburan kapur pertanian / dolomit dilakukan untuk meningkatkan pH, pH tanah terlalu asam akan menyebabkan daun tomat akan berwarna putih kehijauan, rentan terhadap serangan virus dll.
2. Sebelum media tanam di tutup dengan mulsa plastic, tebar pupuk kandang sebanyak 2 kg / m2, atau kompos 200 gr / m2, semprot dengan SOZOFM -1 sebanyak 5 tetes / liter air, lalu media ditutup dengan mulsa plastic, jarak antar mulsa sebaiknya 1 meter.
Persiapan pembibitan.
Buat sungkup atau naungan dengan arah menghadap kearah timur, agar mendapatkan sinar matahari pagi dengan optimal, persiapkan insect screen untuk menjaga agar bibit tidak terserang serangga.
Media pembibitan dapat di buat dengan campuran sebagai berikut :
- 1 bagian pupuk kompos + 1 bagian sekam bakar + 1 bagian top soil tanah yang telah diayak halus lalu diaduk rata.
- Masukan kedalam polybag dan susun didalam naungan atau sungkup yang telah disiapkan, susun teratur agar susunan tanaman mudah dihitung.
- Setelah polybag tersusun rapi semprot media tanam dengan campuran SOZOFM -1 dengan dosis 5 tetes perliter air, semprot sampai media basah.
- Siapkan benih tomat untuk populasi 12.000 pohon / ha untuk , tambahkan 10 % populasi tanaman untuk penyulaman.
- Rendam benih tomat dengan konsentrasi SOZOFM -1, 5 tetes per kantong benih, isi air secukupnya, diamkan minimal 3 jam, maka benih siap ditanam, tiap benih cabai minimal masuk kedalam media sedalam 0,5 cm, lalu ditutup dengan kompos yang halus.
- Tutup polybag yang telah ditanam benih tomat dengan kertas Koran, lalu disiram sampai basah agar kelembabannya terjaga, lalu naungan ditutup dengan insect screen.
- Siram Koran yang menutupi polybag dengan air sampai basah pagi dan sore hari, setelah hari ke 3 atau setelah terlihat tomat mulai tumbuh, maka kertas Koran diangkat, maka penyiraman berikutnya dengan knapsack sprayer, usahakan media tanam basah.
- Pemberian aplikasi SOZOFM -1 ,3 tetes / liter air setiap 5 hari sekali, bibit cabai dapat dipindah tanam setelah umur 21 hari atau tumbuh 4 helai daun sejati.
Penanaman
Setelah bibit cukup umur, lakukan pelubangan mulsa plastic dengan jarak sebagai berikut :
- Tomat hibrida berbuah besar jarak antar mulsa ( lantai kerja ) 1 meter, jarak antar baris 70 cm, jarak antar tanaman 80 cm ( populasi 12.780 pohon ).
- Untuk tomat sayur jarak antar mulsa 80 cm, jarak antar tanaman 80 cm ,jarak antar baris 70 cm ( 14.200 pohon ).
- Untuk menanggulangi stress saat pindah tanam, lakukan penyemprotan SOZOFM -1 ,5 tetes perliter air, disemprot merata sampai keakarnya, diamkan selama 12 jam, atau sehari sebelum pindah tanam.
- Lakukan penanaman mulai dari pagi hari sekali ,usahakan penanaman serentak perhektar harus selesai dalam 1 hari.
Metode pestisida Organik
Buat pestisida organic dari bahan-bahan sebagai berikut untuk kebutuhan 1 hektar :
40 kg mengkudu yang telah matang di blender + 40 kg buah maja ( brenuk ) juga di blender, masukan kedalam tong ukuran 150 liter + air 100 liter + 1 kg gula pasir + 6 botol SOZOFM -1 , diamkan minimal 24 jam, lalu saring setiap 1 liter bahan + 4 -5 liter air, lalukan penyemprotan setiap minggu selama budidaya berlangsung.
Komposisi ini dapat menanggulangi penyakit tanaman dan serangan hama.
Metode pemupukan intensif
- Pemupukan untuk pembentukan postur tanaman :
Siapkan tong ukuran 200 liter, masukan 10 kg kompos + 5 kg NPK Mutiara 16-16-16 + 5 kg dolomite + 2 botol SOZOFM -1 lalu diaduk merata, berikan campuran ini untuk 2000 pohon atau 100 ml / pohon, lakukan pemupukan cor ini sebanyak minimum 8 kali setiap minggu dimulai pada umur 14 HST.
TOTAL KEBUTUHAN SOZOFM – 1 PER 1 MUSIM TANAM PER HEKTAR
Persiapan lahan 10 botol
Pembenihan 2 botol
Pestisida organic 6 btl / aplikasi / mg 72 botol
Metode cor 8 x 12 botol 96 botol
jumlah 180 botol
=========================
Aplikasi SOZOFM -1 untuk tanaman hortikultura
Jenis komoditi Dosis per-aplikasi Cara pemberian
Tanaman tahunan
Kelapa Sawit, Kelapa, Karet, Durian, Mangga, Manggis, Dukuh, Cengkeh, Salak, Vanili dll Metode kocor :
200 liter air + 10 kg kompos + 3 kg pupuk NPK 15-15-15 + 1 Botol SOZOFM -1 = di encerkan
200 liter air + 10 kg kompos + 3 kg pupuk NPK 15-15-15 + 2 kg pupuk KNO3 + 2 Botol SOZOFM -1 = diencerkan
TBM ( Tanaman Belum Menghasilkan )sebanyak 2 – 5 liter campuran setiap 1 bulan sekali.
TM ( Tanaman Menghasilkan ) sebanyak 10 liter
pohon setiap 3 bulan sekali.
Nanas, pisang, papaya, Tebu, dll 3 tetes SOZOFM -1 + 1 Liter air atau 1 tutup ( 2,5 ml ) per tangki sprayer 14 – 17 liter.
Aplikasi dapat di campurkan dengan pestisida sintetis.
Aplikasi pupuk kimia tetap dilakukan, hanya dapat di tekan sampai 30 % / musim tanam. Diberikan setiap 1 bulan sekali, disemprotkan secara merata pada daun dan tanah, agar dekomposisi bahan organic ditanah berjalan Optimal.
Dengan aplikasi ini kualitas buah lebih baik karena, perakaran lebih banyak dan dalam, daun lebih tebal,warna daun lebih hijau, sehingga photosintesa berjalan baik ( untuk tebu rendemen Gula akan meningkat ).
Tanaman semusim
Tomat, Cabai, Terong dll Metode Kocor :
200 liter air + 10 kg kompos + 3 kg pupuk NPK 16-16-16 + 2 Botol SOZOFM -1 = di encerkan
200 liter air + 10 kg kompos + 3 kg pupuk NPK 15-15-15 + 2 kg pupuk KNO3 + 3 Botol SOZOFM -1 = diencerkan
Disiramkan / dikocorkan pada 14 HST, 21 HST, 28 HST, 35 HST, 42 HST sebanyak 100 ml perpohon.
Tujuan aplikasi untuk menunjang pertumbuhan akar, batang dan daun tanaman, sehingga dapat berproduksi tinggi.
Setiap 3 kali panen lakukan aplikasi ini sebanyak 100 ml di siramkan di akar tanaman, tujuannya agar produksi buah tidak stagnan, sehingga umur produksi buah akan panjang, besar buah tetap stabil dan citarasa enak , padat ,buah berkualitas baik.
Tanaman sayuran semusim
Kacang panjang, buncis, kacang tanah, sayuran daun dll 3 tetes SOZOFM -1 perliter air Aplikasi setiap 10 hari sekali, sampai panen.
Pemakaian kompos sangat dianjurkan disamping aplikasi pupuk an-organik yang tepat sasaran.
Tanaman pangan
Padi, jagung, gandum, kacang hijau, kacang kedelai dll
Anti stress saat pindah tanam :
5 tetes SOZOFM -1 / liter air
3 tetes SOZOFM -1 + 1 liter air / 1 tutup ( 2,5 Ml ) pertangki sprayer
Akar bibit padi direndam 10 menit, lalu bibit dapat langsung ditanam, metode ini dapat mengurangi stress pada saat transplanting / pindah tanam, dengan tidak stress makan potensi kehilangan produksi dapat di hindari sampai >20 % ( terselamatkan )
Semprotkan secara merata pada daun, batang dan akar ( tanah ) setiap 2 minggu sekali sampai panen, saran aplikasi minimal sebanyak 4 kali / musim tanam.
Tanaman Umbi-Umbian
Ketela pohon, Talas
Ubi jalar, Kentang
3 tetes SOZOFM -1 + 1 liter air / 1 tutup ( 2,5 Ml ) pertangki sprayer
3 tetes SOZOFM -1 + 1 liter air / 1 tutup ( 2,5 Ml ) pertangki sprayer
Semprotkan setiap 1 bulan sekali, pada daun, batang dan akar
Agar pertumbuhan batang dan daun optimal, sehingga umbi akan berkembang baik.
Semprotkan setiap 2 minggu sekali sampai panen
Tanaman industri
Tembakau, Nilam Anti stress saat pindah tanam :
5 tetes SOZOFM -1 / liter air
3 tetes SOZOFM -1 + 1 liter air / 1 tutup ( 2,5 Ml ) pertangki sprayer
Rendam akar bibit yang akan di pindah tanam selama 10 menit
Semprotkan setiap 2 minggu sekali.
SOZOFM -1 bukan sebagai pengganti pupuk konvensional ( organic dan an-organik ) tetapi berfungsi sebagai katalisator antara tumbuhan dan media tanam, sehingga penyerapan unsure hara dapat dioptimalkan oleh tanaman, yang mana hasilnya tanaman akan tumbuh dinamis tanpa mengganggu keseimbangan ekologi tanah, karena kandungan probiotik selektif dalam SOZOFM -1 sangat membantu proses dekomposisi bahan organic ditanah, dan dapat mengembalikan kesuburan lahan.
Manfaat SOZO 1 :
1. Formula terkecil di Indonesia 1 ml/ 10 liter air.
2. Hasil panen (bunga, buah, sayur) bercita rasa tinggi
3. Formula tahan rontok
4. Murah dalam distribusi
5. Mudah diaplikasikan karena dalam bentuk botol tetes
6. Full organik (100%)
Jenis tanaman yang cocok menggunakan SOZO 1 :
Tanaman tahunan
Kelapa Sawit, Kelapa, Karet, Durian, Mangga, Manggis, Dukuh, Cengkeh, Salak, Vanili dll
Nanas, pisang, papaya, Tebu, dll
Tanaman semusim
Tomat, Cabai, Terong dll
Tanaman sayuran semusim
Kacang panjang, buncis, kacang tanah, sayuran daun dll
Tanaman pangan
Padi, jagung, gandum, kacang hijau, kacang kedelai dll
Tanaman Umbi-Umbian
Ketela pohon, Talas
Ubi jalar, Kentang
Tanaman industri
Tembakau, Nilam
Kunci sukses dalam dunia pertanian:
1. Pengolahan lahan yang baik
2. Pemilihan benih yang berkualitas
3. Pemupukan tepat waktu sesuai kebutuhan tanaman
4. Pola tanam berbasis teknologi pertanian modern
5. Pakai biotetes SOZO 1
6. Teknologi pasca panen yang baik
7. Pemasaran
Tersedia Diskon hingga 40% pembelian diatas 21 Box (isi per box 24 botol).
|